Sabtu, 23 September 2017 - 3 Muharram 1439 H

Sekjen GTK: Sekolah Butuh Lulusan Teknologi Pendidikan

Rektor UNP Prof. Dr. Ganefri membuka secara resmi Seminar Nasional Prodi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, UNP. (b)
Padang (antarasumbar) - Sekretaris Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan Pusat Dr. Nurzaman, M.Si menegaskan bahwa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tidak hanya diperlukan peran guru, namun juga tenaga strategis lainnya untuk merancang pembelajaran yang berasal dari lulusan Teknologi Pendidikan.

Hal tersebut disampaikannya dalam rangkaian acara Seminar Nasional Prodi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang, Kamis, 7 September 2017 di Auditorium FIP Lantai 4 Padang.

Narasumber dalam seminar nasional tersebut selain Sekjen GTK, juga Dr. Rudi Susilana yang merupakan Ketua Umum Asosiasi Program Studi Teknologi Pendidikan Indonesia (APSTPI), Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Busharman Bur, dan pakar Teknologi Pendidikan dari Universitas Pendidikan Bandung, Dr. Deni Darmawan, M.Pd, Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Ganefri, M.Pd dan Dekan FIP UNP, Dr. Alwen Bentri, M.Pd.

Menurut Nurzaman, dari hasil evaluasi Uji Kompetensi Guru (UKG) yang dilaksanakan pada tahun 2015, bahwa kompetensi profesional guru lebih tinggi nilainya dibandingkan dengan kompetensi pedagogi.

Hal tersebut bermakna bahwa guru hanya mampu dari segi skill saja, namun untuk membelajarkan dengan baik kemampuannya lebih rendah. Hal itu tentu saja kualitas pembelajaran yang disampaikannya masih rendah.

Sehubungan dengan hal itu, dia menyarankan, disinilah peran strategi lulusan Prodi Teknologi Pendidikan yang menguasai strategi dan model pembelajaran untuk dapat membelajarkan guru dalam sejumlah bidang pembelajaran tersebut.

Menurut dia, lulusan Teknologi Pendidikan sangat dibutuhkan di sekolah ataupun lembaga pendidikan sebagai perancang strategi pembelajaran, pembuatan media pembelajaran untuk meningkatkan kuliatas pembelajaran.

Hal tersebut, juga ditegaskan oleh Rektor UNP, Prof. Dr. Ganefri bahwa lulusan prodi Teknologi Pendidikan di sekolah juga berbeda cara mengajarnya dengan lulusan lainnya, karena mereka menguasai strategi dan model pembelajarannya.

Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa UNP sebagai Lembaga Penghasil Tenaga Kependidikan terus meningkatkan kualitas pembelajarannya, apalagi UNP sekarang sudah memperoleh Akreditasi A.



Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Dr. Alwen Bentri menyatakan bahwa lulusan Prodi Teknologi Pendidikan kini sudah banyak yang bekerja di Balai-Balai Diklat Pendidikan, Diklat Perbankan dan sejumlah diklat kependidikan lainnya.***



Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Riko Syaputra
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Petugas Rumah Tahanan kelas II B Lubuk Sikaping kembali kecolongan setelah satu warga binaannya ...
Baca Juga