Sabtu, 23 September 2017 - 3 Muharram 1439 H

Grand Inna Padang Luncurkan Padang Convention Center

Direktur Utama Hotel Indonesia Natour, Iswandi Said (kanan) memotong pita peresmian Padang Convention Center, Foto Antara Sumbar/Ikhwan Wahyudi
Padang, (Antara Sumbar) - Dalam rangka mengambil pasar wisata Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) atau pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran di Sumatera Barat (Sumbar), hotel Grand Inna Padang meluncurkan kembali ruang pertemuan Padang Convention Center (PCC).

"Peluncuran kembali PCC bertujuan mendukung Sumbar sebagai salah satu daerah tujuan wisata halal dan wisata MICE," kata Direktur Utama Hotel Indonesia Natour, Iswandi Said di Padang, Rabu.

Ia menyebutkan PCC memiliki fasilitas satu ruang pertemuan besar yang mampu menampung 2.000 hingga 4.000 peserta didukung oleh 14 ruang pertemuan untuk kebutuhan bisnis, pesta.

"Ini merupakan ballroom terbesar di Sumbar dilengkapi dengan area parkir yang luas mampu menampung 400 kendaraan dan lobi," sebut dia.

Ia menerangkan dari 14 hotel yang dimiliki Hotel Indonesia Natour selalu memiliki Convention Center sebagai upaya memenuhi semua kebutuhan tamu.

"Untuk pasarnya kami bervariasi mulai dari kegiatan pemerintah, swasta dan lainnya, apalagi Sumbar mulai fokus ke pariwisata," ujarnya.

Ia mengemukakan Hotel Indonesia Natour tidak hanya menyediakan kamar untuk menginap namun juga fasilitas pertemuan yang layak dan memadai serta makanan yang berkualitas.

Ke depan ia menambahkan akan fokus mengelola hotel di seluruh Indonesia dibawah payung Hotel Indonesia Grup.

Sebelumnya organisasi Indonesia Congress and Convention Association (Incca) Sumbar mengimbau praktisi pariwisata di provinsi itu bersinergi untuk meningkatkan tingkat hunian hotel.

"Pertumbuhan hotel di Sumbar sudah cukup baik, namun belum diikuti tingkat hunian yang stabil, hotel hanya penuh pada waktu tertentu saja karena itu perlu sinergi seluruh penggiat pariwisata," kata Ketua Incca Sumbar, Febby Dt Bangso.

Menurut dia, Incca selaku organisasi yang bergerak dibidang bidang seminar, pertemuan, dan konvensi mengajak para penggiat bersama-sama memikirkan strategi agar hunian hotel lebih stabil.

"Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membangun jaringan bersama dan berbagi informasi soal kegiatan agar pada hari biasa kunjungan wisatawan dan hunian hotel tetap stabil," ujarnya.

Ia melihat sebenarnya cukup banyak kegiatan-kegiatan besar yang dilaksanakan di daerah lain, jika dilakukan pemasaran secara terpadu maka bisa ditarik ke Sumbar. (*)




Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Riko Syaputra
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Petugas Rumah Tahanan kelas II B Lubuk Sikaping kembali kecolongan setelah satu warga binaannya ...
Baca Juga