Gubernur: Pilkada di Sumbar Tetap Kedepankan Rasa 'Badunsanak'

id Irwan Prayitno

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. (Antara)

Padang, (Antara Sumbar) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno menyatakan pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada empat kota di provinsi itu 2018 harus tetap mengedepankan rasa "badunsanak" atau persaudaraan sehingga hasilnya tidak mengakibatkan perpecahan di tengah masyarakat.

"Beberapa kali pelaksanaan Pilkada di Sumbar selalu berjalan dengan baik. Hal ini harus bisa dipertahankan," kata dia di Padang, Kamis.

Menurut dia panasnya pelaksanaan Pilkada di daerah lain, terutama di Jakarta beberapa waktu lalu telah menjadi perhatian hampir semua masyarakat di Indonesia, termasuk Sumbar.

Hal itu mungkin juga menjadi referensi bagi pihak-pihak yang ingin "bermain" pada Pilkada di Sumbar. Tetapi ia yakin itu tidak akan berhasil karena banyak perbedaan antara Pilkada di DKI dan Sumbar.

"Sumbar dan DKI beda. Wacana politiknya juga berbeda," ujar dia.

Apalagi penyelenggara pemilu dan pihak keamanan selalu melakukan evaluasi pelaksanaan Pilkada di daerah. Hasilnya dijadikan pedoman untuk perbaikan pelaksanaan Pilkada selanjutnya.

Pada 2018, empat kota di Sumbar melaksanakan Pilkada masing-masing Kota Padang, Padang Panjang, Pariaman dan Sawahlunto.

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah meluncurkan dan memulai tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 di 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten di Indonesia pada pertengahan Juni 2017.

Tahapan itu menurut Ketua KPU RI Arief Budiman diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan pilkada dilanjutkan pembukaan pendaftaran pasangan calon kepala daerah dijadwalkan berlangsung pada 8 Januari hingga 10 Januari 2018.

Kemudian, 27 Juni 2018 ditetapkan sebagai hari pemungutan suara pada Pilkada serentak mendatang, sebagaimana telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada 2018.

Meski pendaftaran calon kepala daerah belum dimulai, namun geliat Pilkada di Sumbar mulai terasa, salah satunya di Kota Padang.

Sejumlah tokoh yang ingin maju sebagai kepala daerah mulai memasang spanduk dan baliho pada titik-titik strategis di penjuru kota.

Sebagian bahkan terang-terangan mengaku sebagai calon wali kota. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar